Sejarah dan Matra

Sajogyo Institute adalah Pusat Studi dan Dokumentasi Agraria, Kemiskinan, dan Pedesaan di Indonesia. Lembaga yang didirikan pada tanggal 10 Maret 2005 ini bergerak dalam produksi dan layanan pengetahuan untuk kemajuan gerakan sosial dan perbaikan kebijakan agraria, dan pembangunan pedesaan di Indonesia.

Latar Belakang

Di awal abad ke-21, tanah air dan rakyat Indonesia semakin dijadikan tempat dan tenaga kerja dalam memproduksi komoditas-komoditas untuk pasar global dengan mengorbankan keselamatan dan kesejahteraan rakyat, produktivitas rakyat, dan keberlangsungan layanan alam. Kekuatan pasar, kebijakan pemerintah, dan lembaga-lembaga di dalam masyarakat telah direkayasa untuk memperbesar keuntungan dan pengaruh para elite pemilik modal, dan penguasa politik, serta para pelaksananya. Mekanisme kerja dari kekuatan-kekuatan ini berbeda-beda antara satu tempat dengan tempat lain sesuai dengan besaran, skala, ruang, dan waktunya.

Kajian-kajian yang dilakukan para sarjana Indonesia belum memadai untuk memahami dan menganalisis pengaruh:

  • ekonomi pasar, proyek-proyek pembangunan, dan rejim-rejim internasional lingkungan;
  • kuasa elite dalam liberalisasi politik, desentralisasi demokratik dan kelembagaan masyarakat terhadap pembentukan kemiskinan, perubahan agraria dan lingkungan pedesaan, beragam artikulasi organisasi masyarakat sipil, khususnya yang berkenaan dengan pembentukan kelas sosial, perbedaan posisi laki-laki dan perempuan, dan posisi geografis tempat-tempat di seantero kepulauan Indonesia.

Berangkat dari latar belakang di atas, Sajogyo Institute hadir sebagai lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang penelitian, dokumentasi, pendidikan, pelatihan, dan advokasi kebijakan untuk mencapai cita-cita keadilan agraria, kemandirian desa-desa, serta persamaan hak perempuan dan laki-laki dalam penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dan sumberdaya alam.

Yayasan ini didirikan atas inisitaif para murid dan kolega Prof. Sajogyo yang dikenal sebagai peletak dasar ilmu Sosiologi Pedesaan Indonesia. Yayasan ini menerima wakaf berupa tanah yang berada di Jl. Malabar 22, Bogor 16151, dengan keseluruhan bangunan rumah beserta isinya dari Prof. Sajogyo.

Lima Topik Penelitian

Terdapat lima kelompok topik riset yang sedang dan akan dikembangkan oleh Sajogyo Institute, yaitu:

  1. Politik Konsesi, Perubahan, Tata Guna Tanah, dan Rantai Komoditas Global
  2. Perjuangan Akses Perempuan atas Tanah dan Sumberdaya Alam
  3. Gerakan-gerakan Sosial Pedesaan untuk Perjuangan Kedaulatan Tanah
  4. Perubahan Politik dan Kebijakan Agraria
  5. Geneologi Studi-studi Agraria Indonesia

VISI

Menjadi wahana belajar-bertindak-bersama yang terkemuka dalam produksi pengetahuan tentang masalah-masalah agraria, lingkungan, kemiskinan dan pembaruan pedesaan Indonesia

MISI

  1. Menggiatkan dan mengembangkan pengetahuan mengenai masalahmasalah agraria, lingkungan, kemiskinan pedesaan, dan praktik-praktik penanggulangannya;
  2. Memperkuat kapasitas, memfasilitasi dan mensinergikan para pengkaji masalah-masalah agraria, lingkungan, dan kemiskinan pedesaan;
  3. Mendokumentasikan, mengelola, mempublikasikan serta mengapresiasi karya-karya intelektual, praksis, dan proses belajar para pelaku dan pengkaji masalah-masalah agraria,lingkungan dan kemiskinan pedesaan.

Sajogyo Institute berketetapan untuk berperan menghasilkan karya-karya otoritatif, mengembangkan jaringan pengetahuan, sistem pendukung dan sumber daya untuk para pengkaji dan pelaku yang menghadapi masalah-masalah agraria, lingkungan, kemiskinan dan pembaruan pedesaan.