Nyambut Gae, Serawung, Ngaso dan Upaya Merawat Ruang Hidup

Tahun: 2016 Penulis: Ahmad Hamdani Daerah Penelitian: Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Barat Kata kunci: Petani, Perubahan Agraria, Revolusi Hijau, Etnografi Dalam ajaran Sedulur Sikep, waktu dibagi rata menjadi tiga: Nyambut gae (bekerja), Serawung (bersosial), dan Ngaso (istirahat). Pembagian waktu ini sangat penting. Keseimbangan di antara ketiganya perlu diperhatikan. Pembagian waktu yang tidak seimbang akan menurunkan kualitas […]

Desa Kalisari yang Tak Indah Lagi

Tahun: 2016 Penulis: Ahmad Jaetuloh Daerah Penelitian: Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah Kata kunci: Studi Agraria, Industrialisasi, Ketahanan Energi, Etnografi Banyak yang mengira bahwa masyarakat desa hari ini masih banyak yang bekerja di bidang pertanian, seperti mencangkul, membajak dan juga memanem. Asumsi ini menjadi gambaran umum tentang Desa. Selain kehidupan di bidang pertanian, desa juga […]

Jaringan Penolakan Industri Tambang di Pegunungan Kendeng Utara

Tahun: 2016 Penulis: Maksum Syam Daerah Penelitian: Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah  Kata kunci: Gerakan Petani, Relasi Kuasa, Jaringan Pergerakan, Pertambangan, Karst, Semen Tulisan ini menyinggung soal jaringan penolakan terhadap perusahaan tambang di Pegunungan Kendeng Utara, yang terdiri dari beragam aktor dengan latar yang berbeda. Berbagai kajian sebelumnya tentang gerakan perlawanan terhadap perusahaan tambang hanya menguraikan […]

Tanah Pesisir Urutsewu: Tanah Milik, Tanah Desa, ataukah Tanah Negara?

Tahun: 2014 Penulis: Ahmad Nashih Luthfi Daerah Penelitian: Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah Kata Kunci: Studi Agraria, Konflik Agraria Konflik pertanahan terjadi ketika suatu wilayah dimasukkan ke dalam areal konsesi menggunakan hak atau ijin, berbasis klaim hak (right) maupun kekuasaan (power). Di Urutsewu dasar kekuasaan yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia lebih menonjol dibandingkan landasan […]

Land Reform Lokal Ala Ngandagan: Inovasi Sistem Tenurial Adat di Sebuah Desa Jawa (1947-1964)

Buku ini merupakan hasil studi “revisit” atas kasus inisiatif land reform lokal di desa Ngandagan, sebuah desa di Jawa Tengah, yang terjadi pada tahun 1947-1964. Diuraikan profil land reform tersebut dan coba didalami proses diferensiasi agraria yang terjadi sebagai konteks krisis agraria yang berlangsung. Pelaksanaan land reform di Ngandagan membawa dampak secara sosial-ekonomi yang cukup […]