Harum Energy: Keruk Nikel di Halmahera, Raup Untung Menggunung di Pasar Dunia*

Rendi Oman Gara (Peneliti dan Pegiat Sajogyo Institute) Sepanjang April-Mei 2025 saja, dua kali sudah masyarakat Maba Sangaji menggelar protes untuk menentang operasi penambangan dari PT. Position (POS), anak perusahaan dari Harum Energy (PT. Harum Energy, Tbk). Seperti sudah banyak diberitakan, sesudah protes tersebut warga Maba Sangaji diganjar hukuman sangat keras. Tak kurang dari 11 […]
Penambang Datang, Petaka Menerjang: Siapakah Pemilik PT. Position?*

Oleh: Rendi Oman Gara (Peneliti dan Pegiat Sajogyo Institute) Tiada hentinya persoalan bermunculan setelah PT Position menambang nikel di kawasan hutan adat suku Maba, di Halmahera Timur, Maluku Utara. Hutan adat yang semula dan sejak dahulu ditumbuhi kehidupan, kini berubah menjadi bentang padang kematian. Sungai induk Maba dan anak-anak sungainya–Kaplo, Tutungan, Sabaino , Semlowos–semuanya rusak […]
Pengesahan UU Masyarakat Adat: ‘Jalan Pulang’ Daulat Pangan*

Kiagus M. Iqbal** 30 Desember 2024 lalu, Pemerintah memutuskan berancang-ancang menghentikan impor pangan, khususnya beras, gula, jagung dan garam. Kebijakan ini secara langsung menindaklanjuti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang mengejar swasembada pangan (dan energi) dalam 4-5 tahun ke depan. Atas respon kebijakan tersebut, Pemerintah merombak jajaran pimpinan Bulog. Secara terang-terangan, Pemerintah memasang orang militer Mayor […]
Pernyataan Sikap Sajogyo Institute terhadap Undangan Diskusi Publik Draf Penulisan Buku Sejarah Indonesia
Pada Rabu lalu (23/7), Sajogyo Institute memperoleh surat undangan dari Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan menghadiri Diskusi Publik Draf Penulisan Buku Sejarah Indonesia tahun 2025. Dalam hal ini, Sajogyo Institute akan memberikan penjelasan dan pernyataan sikap kami. Sajogyo Institute berpendapat bahwa sejak awal diputuskannya penulisan sejarah dan proses penulisan sejarah tidak pernah […]
Melihat dari Pesisir, Mendengar dari Perempuan

Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) dan Sajogyo Institute menerbitkan Laporan Riset “Melihat dari Pesisir, Mendengar dari Perempuan”. Laporan ini merupakan kerja riset dan pendokumentasian Wilayah Kelola Perempuan Pesisir, Kekerasan Berbasis Gender dan Krisis Iklim di 17 Kabupaten/Kota di Indonesia. Riset ini dilakukan untuk mengetahui status perlindungan perempuan nelayan dan kondisi wilayah Kelola Perempuan. Riset yang […]
Agraria Pesisir, Perempuan Nelayan dan Perubahan Iklim (Buku 2)

Buku kedua dari Seri Pengetahuan Perempuan Nelayan ini adalah buku panduan kedua dari pendokumentasian agraria pesisir. Seri ke-2 panduan ini terdiri dari 6 bab. Bab 1 membicarakan ruang lingkup dokumentasi agraria bagi perempuan nelayan. Pada bab 1 akan dijelaskan skala dan tujuan dari pendokumentasian ini. Selanjutnya, bab 2 menjelaskan alasan mengapa KPPI dan Kemudian bab […]