Menggali Kembali Pemikiran Sajogyo dan Pudjiwati Sajogyo

“Biarlah, apa yang saya lakukak selama ini, diambil alih generasi muda” – Prof. Sajogyo Kamis (29/8) lalu, Sajogyo Institute, Departemen SKPM FEMA-IPB dan PSA-IPB, mengadakan Sajogyo and Pudjiwati Sajogyo Lecture 2019 (SPSL 2019). Lecture tersebut diadakan di Ruang Rabuan (R. 414), Lantai 4, Gedung Departemen SKPM FEMA-IPB. SPSL 2019 diadakan sebagai bentuk mengenang kembali Sajogyo […]
Perempuan di Tanah Kemelut

Judul Buku: Perempuan di Tanah Kemelut: Situasi Perempuan dalam Situs-situs Krisis Sosial Ekologis Penulis: Tim Sajogyo Institute (Aisyarah, Fadila, Indra Agustiani, Kasmoini, Kristina Pakpahan, Noer Fauzi Rachman, Puspita Indah Sari, Ramlah Laki, Rassela Malinda, Reni Andriani, Kristina, Rina Syahputri, Sartika Nur Shalati, Siti Maimunah, Tirza Pandelaki) Penyunting: Anna Mariana, Sapariah Saturi, Ruth Indiah Rahayu Jumlah […]
Sajogyo and Pudjiwati Sajogyo Lecture 2019 (SPSL 2019)

“Di negeri merdeka, selayaknya kita ikut menentukan apa arti ‘pembangunan’ itu bagi kita dan masa depan Indonesia” – Sajogyo Pembangunan menjadi sebuah perdebatan sengit yang tidak hanya dalam kancah keilmuan semata, tetapi berakibat kepada praktek-praktek pembangunan itu sendiri. Seperti yang dikatakan Sajogyo, rakyat Indonesia berhak menentukan apa dan seperti pembangunan versinya. Apa versi tersebut? […]
Sekolah Pemikiran Agraria: Menyemai Kader-Kader Pemikir Agraria

“Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan ‘ku goncangkan dunia!” Kurang lebih begitulah yang pernah ditegaskan oleh Soekarno pada satu saat. Pada hari Kamis (1/8), Sajogyo Institute dan Pusat Studi Agraria Institut Pertanian Bogor (PSA-IPB) menyelenggarakan Sekolah Pemikiran Agraria (SPA). Sekolah yang bertema ‘Kelas Pemikiran Agraria Indonesia’ dilangsungkan selama delapan hari (1-8/8) di Rumah Malabar 22 […]
Wakaf Agraria: Bisakah Negara Mewakafkan Tanah?

“Bisakah Negara menjadi pewakaf (wakif) tanah?” Begitulah pertanyaan yang dilayangkan Soelthon G. Nanggara, Direktur Eksekutif Forest Watch Indonesia (FWI) dalam diskusi buku ‘Wakaf Agraria’ di Rumah Malabar 22, Bogor (24/7). Diskusi tersebut diisi oleh Mohammad Shohibuddin (Penulis Buku Wakaf Agraria) dan Soelthon G. Nanggara. Pertanyaan Negara menjadi wakif ditujukan kepada Shohibuddin dalam menanggapI masalah redistribusi […]
Bumi dan Manusia Mamasa: Memotret Perubahan Sosial-Ekologis Dataran Tinggi Sulawesi

“Saya menulis buku ini sebagai usaha memotret dan mendeskripsikan perubahan sosial dan ekologis apa saja yang terjadi di Mamasa”, demikian yang dikatakan oleh Renal Rinoza, penulis buku ‘Bumi dan Manusia Mamasa’ dalam acara peluncuran dan bedah bukunya pada Jumat (12/7) di Rumah Malabar 22, Bogor. Buku ini dibedah oleh Nirwan Ahmad Arsuka (founder Pustaka Bergerak) […]