Pembangunan Pariwisata dan Perampasan Ruang Hidup Rakyat: KSPN Menjawab Masalahnya Siapa? (Studi Kasus Kawasan Bromo Tengger Semeru)

Studi yang telah dilakukan oleh Tim Sajogyo Institute dalam konteks kebijakan KSPN bertujuan hendak mengecek ulang pada tiga hal: (1) bagaimana implementasi, gap konsep dan praktik empirik dari lokasi wisata KSPN (baik yang sudah, sedang dan akan berjalan), (2) memetakan masalah-masalah utama dan beragam dampak dan pengaruhnya secara sosial-ekonomi dan ekologis yang muncul akibat KSPN, […]
Ekowisata: Sebuah Alternatif Krisis Sosial-Ekologis? (Studi Kasus Wakatobi)

Studi yang telah dilakukan oleh Tim Sajogyo Institute dalam konteks kebijakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) bertujuan hendak mengecek ulang pada tiga hal: (1) bagaimana implementasi, gap konsep dan praktik empirik dari lokasi wisata KSPN (baik yang sudah, sedang dan akan berjalan), (2) memetakan masalah-masalah utama dan beragam dampak dan pengaruhnya secara sosial-ekonomi dan ekologis […]
Di Balik Krisis Agraria dan Ekosistem Kepulauan Seribu: Apakah Wisata Bahari adalah Jawabannya?

Kepulauan Seribu dari beberapa dekade telah mengalami degradasi dan kerusakan ekosistem yang tinggi. Kerusakan tersebut akibat perubahan alat tangkap masyarakat nelayan, semakin menyempitnya wilayah darat-pemukiman bagi masyarakat, limpahan limbah minyak kapal, limbah materi dari muara-muara sungai Teluk Jakarta, produksi sampah yang tinggi, dan aktivitas wisata bahari. Kerusakan ekosistem berdampak pada ketersediaan ikan tangkap bagi masyarakat […]
Pemutakhiran Naskah Hasil Konferensi Tenurial 2011 (Melihat Ulang Potret Masalah Tenurial dalam Ragam Krisis Sosial-Ekologis dan Modus Baru Perampasan Ruang Hidup Rakyat)

Konferensi tenurial Masyarakat Sipil di Lombok telah berlangsung 6 tahun, sejak 2011 lalu. Naskah tersebut berjudul “Menuju Kepastian dan Keadilan Tenurial: Pandangan Kelompok Masyarakat Sipil tentang Prinsip, Prasyarat, dan Langkah Mereformasi Kebijakan Penguasaan Tanah dan Kawasan Hutan di Indonesia”. Sekitar 17 lembaga Masyarakat Sipil Indonesisa melalui naskah ini mengusulkan tiga ranah perubahan sebagai cara mereformasi […]
Sampah Setelah Makan: Cerita dari Dapur Orang Moti

Tahun: 2017 Penulis: Rindu Hartono Capah Daerah Penelitian: Pulau Moti, Provinsi Maluku Kata Kunci: Produksi-Konsumsi, Etnografi, Sosial-Ekologis Deskripsi: Ruang hidup Pulau Moti terhubung dengan pulau-pulau lainnya. Sebab Pulau Moti terbilang pulau kecil, laut digunakan para penghuninya berinteraksi dengan pulau lainnya, baik dalam pemenuhan kebutuhan hidup (perut) maupun dalam hal daur sosialnya. Perut sebagai penanda lapar […]
Bingkai Ruang Orang Maluku

Tahun: 2017 Penulis: Abdul Waris Daerah Penelitian: Pulau Seram, Provinsi Maluku Kata kunci: Produksi-Konsumsi, Sustainable Livelihood, Etnografi Deskripsi: Apa itu ruang? Dalam kerangka baca ilmu fisika ruang memiliki tiga dimensi, panjang, lebar dan tinggi. Yang secara keseluruhan bisa terukur dengan pasti. Di samping itu ruang sebagai bingkai dari subsatansi yang dilingkupinya. Jika kita posisikan sebagai […]