Desaku Sekolahku: Sarimukti

Tahun: 2016 Penulis: Ismunandar Daerah Penelitian: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat Kata kunci:  Studi Agraria, Konflik Agraria, Gerakan Petani, Kehutanan, Geothermal, Etnografi Tanaman di halaman dielus-elus oleh seorang pemuda. Ianto namanya. Di Desa, cabe, tomat, dan sayuran tinggal dipetik tidak seperti di kota yang perlu pakai duit, katanya. Tak lama kemudian, seorang lelaki paruh baya […]

Penyelesaian Tak Berujung, Konflik Laten Muncul: Update Data Pasca Inkuiri Nasional Pada Kasepuhan Banten Kidul

Pemerintah Indonesia mendirikan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) pada tahun 1976, dan Perum Perhutani Unit III Jawa Barat pada tahun 1978. BKSDA bertanggung jawab mengelola hutan konservasi, sedangkan Perum Perhutani bertanggung jawab mengelola hutan lindung dan hutan produksi. Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 40/Kpts/Um/1/1979, kelompok hutan Gunung Sanggabuana Utara ditunjuk menjadi bagian dari Cagar Alam […]

Usulan Pembentukan Unit Kerja Penyelesaian Konflik Agraria

2015 Disusun oleh: Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Serikat Petani Indonesia (SPI), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Bina Desa, Sajogyo Institute, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA). Indonesia Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Koalisi Rakyata untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), […]

Hutan Adat dari Leluhur untuk Anak Cucu: Gambaran Konflik di Kawasan Hutan Maluku

2015 Penulis: Risman Buamona, Faris Bobero, Ubaidi Abdul Halim Sudah tiba waktunya bangsa ini berkata cukup dengan segala justifikasi, cara dan alat lama yang tak urung usai diperbaharui. Bangsa ini membutuhkan cara, alat dan justifikasi baru yang kesemua itu diletakkan dalam semangat dan kerendahan hati untuk penyelematan ruang hidup rakyat, mereka yang disingkirkan. Sekarang, dunia […]

Tegak Memperjuangkan Wilayah Adat: Gambaran Konflik di Kawasan Hutan Nusa Tenggara

2015 Penulis: Daud Tambi, Dianto, Febriyan Anindita, Jasardi Gunawan, Yamni Masyarakat Adat di Sumbawa diwakilo oleh tiga komunitas adat yaitu Pekasa, Cek Bocek dan Talonang. Ketiga komunitas ini berhadapan dengan dua kekuatan yang sama: kapital korporasi serta kembalinya feodalisme. Ketiga komunitas adat ini berhadapan dengan pasar yang disediakan langsung oleh negara melalui izin-izin konsesi yang […]

Akui Wilayah Adat Untuk Resolusi Konflik: Potret Konflik di Kawasan Hutan Sulawesi

2015 Penulis: Abdul Rahman Nur, Andika, Anisawati Syahrir, Armansyah Dore, Dewi Sartika Syahrul, Mifda Hilmiya, Murni, Nasrum Melalui tulisan-tulisan ini, tergambar dengan cukup jelas bahwa pelanggaran hak masyarakat adat–dalam hal ini yang berada di dalam kawasan hutan– terjadi karena negara hadir (commision) maupun negara tidak hadir (ommision). Situasi demikian tentu membuat pertanyaan lama kembali mencuat: […]